“bayangan akan bebas dari sel dosa yang selama tidak di rasakan oleh tubuh manusia ,namun ruh ini bisa merasakan betapa senang ketika siksa sang pencipta yang amat pedih dari pada sipil di penjara sekejam guatemala kuba.bisa hilang tanpa bekas”

Batin anak cucu adam yang suci akan menangis ketika merasakan semakin dekatnya hari di mana ruh manusia merdeka dari dosa oleh maha pencipta. bukti itu  di wujudkan dalam kata “merdekalah anak cucu adam di bulan syawal dari-Ku “.saat tergelamnya surya muncul suara kumandang yang menyuarkan keagungan Tuhan ,terasa sejuk di telinga hingga merasuk pada jiwa.

kembali suci (dok.matanews.com)

kembali suci (dok.matanews.com)

Sesekali mata ini tanpa sadar  menitihkan air mata kerena membayangkan  ampunan Tuhan kepada cipta-Nya  yang kotor hingga berkarat dosa.dalam pikiran sedih yang berbeda terbayang kenapa masih banyak di sana yang tak sadar dengan makna lebaran.

Heran dengan keriuhan manusia yang bersuka cita dalam wujud duniawi, sesak penuh tempat penjual makanan dan pakaian untuk memaknai hari lebaran.kadang aku berpikiran makna apa yang selama ini mereka lakukan ketika akan lebaran dengan sesuatu yang baru itu sesungguhnya keliru.

Ada hal lain yang belakangan ini nampak di mataku ketika kewajiban yang di keluarkan kapan saja bila sudah memenuhi hukum amal kenapa harus di berikan saat menjelang lebaran hingga mengakibatkan jatuh korban.apa makna amal yang membebaskan dari tanggung yang di beban kepada umat-Nya harus di keluarkan bulan yang penuh berkah.

Makna penyucian dari sisi manusia saat hari lebaran .hal yang wajib di lakukan  itu bisa dimaknai” maka keluarkan zakat untuk penyucian(fitrah) badan setiap anak cucu adam  di akhir ramadhan dalam bentuk yang nyata(kalau di negeri ini adalah beras kira-kira 2,5 KG)yang di berikan kepada umat yang sudah tersurat dengan sebutan mazamil.