Bisa terbayang dengan kehidupan pesantren yang selalu indentik dengan hal yang bermanfaat untuk dunia keabadian.namun siapa sangka bila dunia maya  terdapat orang pesantren pencari manfaat dunia keabadian.

Mungkin yang selama ini  diketahui dan dunia islam spiritualis  hanya bila ada penyalah guna dunia maya untuk hal negatif . hal masih teringat di pikiran tentang ” blog bushor” yang hobinya  meledakkan  nama islam yang membawa rahmat untuk seluruh alam.

Aktifitas yang bertujuan untuk  mendidik  masyarakat terutama dari generasi muda  dalam menguat metal spiritual keagamaan,internet medianya yang di gunakan masyarakat untuk berbagai hal baik untuk pedamaian dan keberagaman dalam dunia maya.

Semua ini bisa menjadi pedoman bangsa indonesia dalam perputaran media informasi global dalam hal keaneka ragaman sumber informasi.

Belajar internet di kamar sendiri

Belajar internet di kamar pondok

Kata dakwah biasa terucapkan kegiatan pesantren .bisa di terapkan dalam media infomasi,salah satu contoh kecil adalah membuat pesan kebaikan lewat pesan elektronik (E-mail) atau diary kebaikan yang di pelajari saat hidup di pesantren lewat diary internet(Blog)  menjadikan kehidupan pesantren akan bisa mengikuti waktu. Santri dan Kyai menjadi netizen.

Kegiataan yang tak terjamah  dengan kemelelut UU ITE atau Pornografi  karena dalam penjalannya selalu berpengangan dengan norma agama islam yang sudah ada hukumnya .  ada kata mutiara yang dapat memaknainya” Semua hal bisa menjadikan manfaat dan Musibah, tergantung Kamu Untuk apa? “.

Pada saat berselancar di dunia maya untuk mencari hal yang berkaitan dengan pesantren  aku menjumpai para penguna internet dari kalangan pesantren tak terkecuali bapaknya pesantren.

Sedikit contoh bila ada  kyai yang menjadi netizen adalah KH.Mustofa bisri pengasuh pondok pesantren di kabupaten rembang yang menfaatkan blog pribadi untuk sarana dakwah dalam hal sastra.blog pribabi itu bernama” Gus Mus NET ” isi media ini menyejukan.di dalam blog juga tempat  Mata Air Comunity yang merupakan kegiatan beberapa kyai.

Kegiatan yang bermanfaat ini ternyata banyak di gunakan kalangan santri maupun alumi untuk segala macam kepentingan.namun selayak mereka mengunakan hukum agama yang di dapat saat menimbah ilmu di pesantren untuk pedoman utama  dalam kegiatan pemanfaatan dan pengembangnya dunia maya.

Kita sebagai orang pesantren yang harus menyampaikan pesan kebaikan walau itu di dunia maya,selamat berjuang walau sedikit bermanfaat.Tuhan menjaga kita.